Skip to main content

Jual Thailand Amulet - Guan Yin / Kwan Im Po Sat / Avalokitesvara Bodhisattva - Hongamuletindo.com

Hongamuletindo.com menyediakan thailand amulet asli dan berkualitas
Sisi Depan Amulet Guan Yin

  1. Guan Yin Amulet dengan Jejaka Emas ( salah satu murid guanyin yang selalu mendampingi beliau) dan dua naga di bagian belakang
  2. Amulet Guan Yin yg mewakili cinta kasih di bagian depan dan di bagian belakangnya menggambarkan power, kekuatan, kemakmuran dan perlindungan (naga) 
  3. Guan Yin selalu menjadi bodhisattva favorit karena banyak umat yang terkabul doanya, terlindung dari aneka bahaya dan tertolong disaat saat sulit. 
  4. Seperti nama lain beliau Avalokitesvara yang berarti mendengar suara suara di dunia begitu besar cinta kasih Nya selalu menolong mereka yang mengalami kesulitan dan bahaya. 
Hongamuletindo.com menyediakan thailand amulet asli dan berkualitas
Sisi belakang amulet kwan im po sat


Perwujudan Guan Yin / Kwan Im Po Sat

Dalam sejumlah kitab Budhisme Tiongkok klasik, disebutkan ada 33 (tiga puluh tiga) rupa perwujudan Kwan Im Pho Sat, antara lain : 
  1. Kwan Im Berdiri Menyeberangi Samudera; 
  2. Kwan Im Menyebrangi Samudera sambil Berdiri di atas Naga; 
  3. Kwan Im Duduk Bersila Bertangan Seribu; 
  4. Kwan Im Berbaju dan Berjubah Putih Bersih sambil Berdiri; 
  5. Kwan Im Berdiri Membawa Anak; 
  6. Kwan Im Berdiri di atas Batu Karang/Gelombang Samudera; 
  7. Kwan Im Duduk Bersila Membawa Botol Suci & Dahan Yang Liu; 
  8. Kwan Im Duduk Bersila dengan Seekor Burung Kakak Tua. 
Selain perwujudan Kwan Im yang beraneka bentuk dan posisi, nama atau julukan Kwan Im (Avalokitesvara) juga bermacam-macam, ada Sahasrabhuja Avalokitesvara (Qian Shou Guan Yin), Cundi Avalokitesvara, dan lain-lain. Walaupun memiliki berbagai macam rupa, pada umumnya Kwan Im ditampilkan sebagai sosok seorang wanita cantik yang keibuan, dengan wajah penuh keanggunan .Selain itu, Kwan Im Pho Sat sering juga ditampilkan berdampingan dengan Bun Cu Pho Sat dan Po Hian Pho Sat, atau ditampilkan bertiga dengan : Tay Su Ci Pho Sat (Da Shi Zhi Phu Sa) – O Mi To Hud – Kwan Im Pho Sat.

Fungsi amulet kwan im :
- Memperlancar rejeki baik dalam pekerjaan maupun usaha
- Ketika kesulitan ada kui jin ( penolong) di sekitar kita
- Peng an dan sehat bagi pemakai
- Keselamatan dari kecelakaan, pergi kemana mana dengan selamat
- Mengabulkan doa doa yang wajar
- Melindungi dari gangguan makhluk halus
- Peningkatan ekonomi dan kemakmuran 

Tentang Kwan Im / Guan Yin / Avalokitesvara Bodhisattva

Kwan Im sebagai seorang Bodhisattva yang melambangkan kewelas-asihan dan penyayang. Di negara Jepang, Kwan Im Pho Sat terkenal dengan nama Dewi Kanon. Dalam perwujudannya sebagai pria, Kwan Im disebut Kwan Sie Im Pho Sat. Dalam Sutra Suddharma Pundarika Sutra (Biauw Hoat Lien Hoa Keng) disebutkan ada 33 (tiga puluh) penjelmaan Kwan Im Pho Sat. Sedangkan dalam Maha Karuna Dharani (Tay Pi Ciu / Ta Pei Cou / Ta Pei Shen Cou) ada 84 (delapan puluh empat) perwujudan Kwan Im Pho Sat sebagai simbol dari Bodhisattva yang mempunyai kekuasaan besar.

Legenda Kwan Im Po Sat 

Kisah Putri Miao Shan sebagai Guanyin menarik minat masyarakat. Xiangshan Baojuan 香山寶卷 (Gulungan Mustika Gunung Harum ) menceritakan Guanyin Pusa bermanifestasi menjadi Putri Miao Shan 妙善, putri ke tiga dari Raja Miao Zhuang 妙莊. Cerita Xiangshan Baojuan bermuasal dari vihara Xiangshan si 香山寺 di Ruzhou 汝州. Vihara itu adalah tempat pemujaan Guanyin dan bhiksu kepala vihara bernama Huaizou 懷晝 memberikan tulisan kisah Putri Miao Shan pada pejabat kota Ruzhou, Jiang Ziqi. 蔣之奇 ( 1031-1104) pada masa dinasti Song utara ( 960-1127 ). Dari situlah legenda Guanyin sebagi putri Miaoshan meluas dan isinya serupa. Jika melihat isi kisah Putri Miao Shan, terasa nuansa kepercayaan yang amat kental dan juga unsur Buddhisme, Taoisme dan Ruisme ( Confuciusme ).


Isi cerita Miao Shan menjadi Kwan Im yang umum adalah sebagai berikut : Dewi Kwan Im dilahirkan pada masa dinasti Zhou Timur ( 770-256 BCE ) pada periode "peperangan antar negara" 戰國 ( 403-221 BCE ). Menurut legenda Puteri Miao Shan, anak dari Raja Miao Zhuang 妙莊 / Biao Cong / Biao Cuang Penguasa Negeri Xing Lin (Hin Lim), kira-kira pada akhir Dinasti Zhou pada abad III SM.


Disebutkan bahwa Raja Miao Zhuang sangat mendambakan seorang anak lelaki, tetapi yang dimilikinya hanyalah tiga orang puteri. Puteri tertua bernama Miao Shu (Biao Yuan), yang kedua bernama Miao Yin (Biao In) dan yang bungsu bernama Miao Shan (Biao Shan).


Setelah ketiga puteri tersebut menginjak dewasa, Raja mencarikan jodoh bagi mereka. Puteri pertama memilih jodoh seorang pejabat sipil, yang kedua memilih seorang jendral perang sedangkan Puteri Miao Shan tidak berniat untuk menikah. Ia malah meninggalkan istana dan memilih menjadi Biksuni di Klenteng Bai Que Si (Tay Hiang Shan).
Kematian dan di alam baka


Berbagai cara diusahakan oleh Raja Miao Zhuang agar puterinya mau kembali dan menikah, namun Puteri Miao Shan tetap bersiteguh dalam pendirianNya. Pada suatu ketika, Raja Miao Zhuang habis kesabarannya dan memerintahkan para prajurit untuk menangkap dan menghukum mati sang puteri.


Setelah kematianNya, arwah Puteri Miao Shan mengelilingi neraka. Karena melihat penderitaan makhluk-makhluk yang ada di neraka, Puteri Miao Shan berdoa dengan tulus agar mereka berbahagia. Secara ajaib, doa yang diucapkan dengan penuh welas asih, tulus dan suci mengubah suasana neraka menjadi seperti surga.


Penguasa Akherat, Yan Luo Wang, menjadi bingung sekali. Akhirnya arwah Puteri Miao Shan diperintahkan untuk kembali ke badan kasarNya. Begitu bangkit dari kematianNya, Buddha Amitabha muncul di hadapan Puteri Miao Shan dan memberikan Buah Persik Dewa. Akibat makan buah tersebut, sang Puteri tidak lagi mengalami rasa lapar, ke-tuaan dan kematian. Buddha Amitabha lalu menganjurkan Puteri Miao Shan agar berlatih kesempurnaan di gunung Pu Tuo, dan Puteri Miao Shan-pun pergi ke gunung Pu Tuo dengan diantar seekor harimau jelmaan dari Dewa Bumi.
Menyelamatkan raja


9 (Sembilan) tahun berlalu, suatu ketika Raja Miao Zhuang menderita sakit parah. Berbagai tabib termasyur dan obat telah dicoba, namun semuanya gagal. Puteri Miao Shan yang mendengar kabar tersebut, lalu menyamar menjadi seorang Pendeta tua dan datang menjenguk. Namun terlambat, sang Raja telah wafat.


Dengan kesaktianNya, Puteri Miao Shan melihat bahwa arwah ayahNya dibawa ke neraka, dan mengalami siksaan yang hebat. Karena rasa bhaktiNya yang tinggi, Puteri Miao Shan pergi ke neraka untuk menolong. Pada saat akan menolong ayahNya untuk melewati gerbang dunia akherat, Puteri Miao Shan dan ayahNya diserbu setan-setan kelaparan. Agar mereka dapat melewati setan-setan kelaparan itu, Puteri Miao Shan memotong tangan untuk dijadikan santapan setan-setan kelaparan.


Setelah hidup kembali, Raja Miao Zhuang menyadari bahwa bhakti ketiga putrinya sangat luar biasa. Akhirnya sang Raja menjadi sadar dan mengundurkan diri dari pemerintahan serta bersama-sama dengan keluarganya pergi ke gunung Xiang Shan untuk bertobat dan mengikuti jalan Buddha. Rakyat yang mendengar bhakti Puteri Miao Shan hingga rela mengorbankan tanganNya menjadi sangat terharu. Berbondong-bondong mereka membuat tangan palsu untuk Puteri Miao Shan.


Buddha O Mi To Hud yang melihat ketulusan rakyat, merangkum semua tangan palsu tersebut dan mengubahNya menjadi suatu bentuk kesaktian serta memberikannya kepada Puteri Miao Shan. Lalu Ji Lay Hud memberiNya gelar Qian Shou Qian Yan Jiu Ku Jiu Nan Wu Shang Shi Guan Shi Yin Phu Sa, yang artinya Bodhisatva Kwan Im Penolong Kesukaran Yang Bertangan Dan Bermata Seribu Yang Tiada Bandingnya.
Tangan seribu


Dalam kisah lain disebutkan bahwa pada saat Kwan Im Phu Sa diganggu oleh ribuan setan, iblis dan siluman, Kwan Im menggunakan kesaktianNya untuk melawan mereka. Ia berubah wujud menjadi Kwan Im Bertangan dan Bermata Seribu, dimana masing-masing tangan memegang senjata Dewa yang berbeda jenis.


Kisah Kwan Im Lengan Seribu ini juga memiliki versi yang berbeda, di antaranya adalah pada saat Puteri Miao Shan sedang bermeditasi dan merenungkan penderitaan umat manusia, tiba-tiba kepalanya pecah berkeping-keping. Buddha O Mi To Hud (Amitabha) yang mengetahui hal itu segera menolong dan memberikan "Seribu Tangan dan Seribu Mata", sehingga Kwan Im dapat mengawasi dan memberikan pertolongan lebih banyak kepada manusia.


Dalam legenda Puteri Miao Shan, disebutkan bahwa kakak-kakak Miao Shan bertobat dan mencapai kesempurnaan, lalu mereka diangkat sebagai Pho Sat oleh Giok Hong Siang Te. Puteri Miao Shu diangkat sebagai Bun Cu Pho Sat (Wen Shu Phu Sa) dan Puteri Miao Yin sebagai Po Hian Pho Sat (Pu Xian Phu Sa).


20 Ajaran Welas Asih Dewi Kwan Im 
  1. Jika orang lain membuatmu susah, anggaplah itu tumpukan rejeki. 
  2. Mulai hari ini belajarlah menyenangkan hati orang lain. 
  3. Jika kamu merasa pahit dalam hidupmu dengan suatu tujuan, itulah bahagia. 
  4. Lari dan berlarilah untuk mengejar hari esok 
  5. Setiap hari kamu sudah harus merasa puas dengan apa yang kamu miliki saat ini. 
  6. Setiapkali ada orang memberimu satu kebaikan, kamu harus mengembalikannya sepuluh kali lipat. 
  7. Nilailah kebaikan orang lain kepadamu, tetapi hapuskanlah jasa yang pernah kamu berikan pada orang lain. 
  8. Dalam keadaan benar kamu difitnah, dipersalahkan dan dihukum, maka kamu akan mendapatkan pahala. 
  9. Dalam keadaan salah kamu dipuji dan dibenarkan, itu merupakan hukuman. 
  10. Orang yang benar kita bela tetapi yang salah kita beri nasihat. 
  11. Jika perbuatan kamu benar, kamu difitnah dan dipersalahkan, tetapi kamu menerimanya, maka akan datang kepadamu rezeki yang berlimpah-ruah. 
  12. Jangan selalu melihat / mengecam kesalahan orang lain, tetapi selalu melihat diri sendiri itulah kebenaran. 
  13. Orang yang baik diajak bergaul, tetapi yang jahat dikasihani. 
  14. Kalau wajahmu senyum hatimu senang, pasti kamu akan aku terima. 
  15. Dua orang saling mengakui kesalahan masing-masing, maka dua orang itu akan bersahabat sepanjang masa 
  16. Saling salah menyalahkan, maka akan mengakibatkan putus hubungan. 
  17. Kalau kamu rela dan tulus menolong orang yang dalam keadaan susah, maka jangan sampai diketahui bahwa kamu sebagai penolongnya. 
  18. Jangan membicarakan sedikitpun kejelekan orang lain dibelakangnya, sebab kamu akan dinilai jelek oleh si pendengar. 
  19. Kalau kamu mengetahui seseorang berbuat salah, maka tegurlah langsung dgn kata-kata yang lemah lembut hingga orang itu insaf. 
  20. Doa dan sembah sujudmu akan aku terima, apabila kamu bisa sabar dan menuruti jalanku. 


SOLD OUT

Comments

Popular posts from this blog

Riwayat Hidup Luang Phor Thuad Wat Chang Hai yang Legendaris

LUANG PU TUAD Kisah Hidup LP Tuad Wat Chang Hai / Somdet Chao Phakho  Luang Pu Tuad adalah salah satu guru spiritual paling terkenal dalam tradisi Thailand Selatan. Kisah hidupnya dimulai dari seorang anak sederhana bernama Pu di wilayah Sathing Phra, Songkhla, yang sejak bayi dipercaya telah menunjukkan tanda-tanda luar biasa, kemudian tumbuh menjadi samanera dan bhikkhu yang sangat terpelajar, melakukan perjalanan hingga Ayutthaya, memperoleh penghormatan dari kerajaan, kembali ke tanah kelahirannya sebagai Somdet Chao Phakho, dan pada akhirnya dikenang sebagai Luang Pu Tuad Yiap Nam Thale Jued, sosok yang dipercaya mampu mengubah air laut menjadi air tawar. BAGIAN I ANAK YANG DILINDUNGI ULAR Kelahiran seorang anak bernama Pu Pada masa Kerajaan Ayutthaya, di sebuah daerah pedesaan di kawasan Sathing Phra, Provinsi Songkhla, hiduplah sepasang suami istri sederhana bernama Nai Hu dan Nang Chan. Mereka tinggal di sebuah kawasan yang dikenal sebagai Ban Suan Chan, tidak jauh dari wil...

Kisah Indra Keenam (Mata Dewa) Luangpu Hong

KEMAMPUAN INDRA KEENAM LUANG PU HONG KISAH NYATA MATA BATIN DAN PENGALAMAN SPIRITUAL Mengenai kemampuan mata batin atau indra keenam dari Luang Pu Hong Phrompanyo, beliau pernah menceritakan bahwa dirinya sudah bisa melihat hal-hal yang tidak kasatmata sejak masih anak-anak. Beliau menuturkan, sewaktu kecil jika berjalan pulang melewati kuburan desa, beliau terpaksa harus memalingkan wajah ke arah lain agar tidak melihat ke sana. Sebab, sosok-sosok tak kasatmata terlihat berdiri memenuhi area pemakaman tersebut. Tentu saja hal itu merupakan kisah masa lalu yang didengar para murid dengan rasa hormat yang mendalam. Namun, berikut adalah dua peristiwa nyata yang disaksikan langsung oleh para saksi mata dan menjadi bukti ketajaman mata batin beliau. KISAH I: ARWAH YANG TERJEBAK DI DALAM PENJARA Bantuan untuk Arwah Ayah Peristiwa ini terjadi di Wat Nok (Soi Phanit Thon). Pihak vihara mengundang Luang Pu Hong agar umat setempat berkesempatan berdana dan berbuat kebajikan bersama beliau. Set...

Sejarah, Effect dan Mantra Nang Kwak + LP Hong Nang Kwak Amulet [Buddhist Amulet]

Nang Kwak - Lady Luck Nang Kwak sang Dewi Legendaris dipuja sebagai Dewi Rejeki atau pelindung para pedagang. Nang Kwak adalah salah satu Legenda terpouler Thailand yang sudah ada sejak Buddhisme belum menjamah Thailand. Dengan posisi tangan melambai yang seolah memanggil / mengundang Nang Kwak kadang disebut "Dewi Pengundang" baik itu keberuntungan maupun reheki untuk datang kepada umat / si pedagang yang berdoa memujanya. Dewi Nang Kwak secara khusus dipuja untuk mengundang keberuntungan dan kekayaan baik itu kepada toko maupun rumah tangga yang memujanya. Dewi Nang Kwak biasa tampil dengan mengenakan kostum tradisional Thailand . pada tangan kirinya terdapat sebuah kantong uang yang merupakan simbol rejeki yang dikumpulkan dan tangan kanan diangkat dan melambai ke arah depan memanggil pelanggan untuk datang ke toko . dan keberuntungan untuk menghampirinya. Dewi Nang Kwak juga digambarkan dengan mengenakan Mahkota Emas dan duduk dengan posisi bersimpuh. ...